
itu bukan salah ketik lho, tapi bunyi bahasa bayinya Matteo. entah apa maksud suara yang keluar dari mulutnya. tapi begitulah setiap hari mulai pagi, siang, sore, malam Matteo senang sekali ngoceh dengan bahasa bayi.
ekspresinya sudah tepat seperti ingin ajak omong lawan bicaranya. matanya pun sudah fokus. Biasanya kalau saya yang diajak jadi lawan bicaranya, saya sengaja menahan untuk tidak tertawa karena bunyi-bunyian yang lucu itu.
Sebagai gantinya saya sahut dengan kalimat seperti: oo iyaya Matteo tadi makannya banyak ya.....atau iyaaa mama tau Matteo tadi main lihat odong-odong kan....atau apapun respon yang bikin Matteo makin menanggapi dengan matanya bahwa dia senang diajak bicara atau paling tidak ada yang (pura-pura) mengerti bahasa bayinya.
Berlebihan? saya rasa sih engga ya. kalau lihat ekspresi Matteo ketika sedang bicara bahasa bayi, dia antusias sekali. Pernah suatu kali saya lupa tidak respons bahasa bayinya karna asyik nonton tv eh ternyata dia teriak-teriak seperti mencari perhatian saya sampai merengek seperti kecewa tidak ditanggapi.
Satu hal lagi yang bikin saya yakin kalau Matteo mengerti apa yang saya ucapkan walaupun dia belum bisa bicara: ketika saya bilang "Matteo, yuk kita gosok gigi", Matteo pun keluar kamar dan berjalan menuju kulkas tempat saya menyimpan Spiffies nya. hihihi ternyata dia mengerti.
oh mama can't wait! :)